Oleh: Adriana Andang Gitasari Siapa bilang kegiatan mahasiswa hanya berkutat pada segudang tugas-tugas perkuliahan? Seperti gadis kelahiran 5 September 1988 yang satu ini, Ayu Rianna Amardhi. Pribadi yang akrab disapa dengan Ima ini masih tercatat sebagai mahasiswi S1 Jurusan Ilmu Komunikasi UGM semester enam. Walaupun disibukan dengan berbagai kegiatan dan tugas perkuliahan, ia masih sempat meraih prestasi sebagai Finalis Putri Indonesia 2009. Awal September tahun lalu, ia dihubungi staf Agensi Model Samurai Pro bahwa ada audisi pemilihan Putri Indonesia 2009. “Akhirnya dengan modal nekat dan persiapan yang cuma seminggu, saya nyobain ikut audisi”, ujar gadis berkulit putih ini. Audisinya pun terbilang sangat ketat. Ima harus melewati beberapa tahap seleksi di tingkat daerah dan menyisihkan 35 peserta lainnya. Seminggu kemudian, Ia mendapat kabar dari Yayasan Putri Indonesia bahwa ialah yang terpilih menjadi wakil Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Ia berangkat ke Jakarta untuk ...
Suatu kali saya mengetik tweet dan me-mention @float_project. Isinya ungkapan kekaguman saya pada lagu-lagu mereka yang bagus (setidaknya bagi saya pribadi). Lalu tweet saya pun dibalas. Saya tak mau begitu saja terputus hubungan. Halah bahasaku elek banget. Hahaha. Maksud saya mumpung tweet saya dibalas, alangkah baiknya saya mengungkapkan pertanyaan saya yang lain. Daripada dipendam nanti malah jadi gundam. Opo to yooo... Jadi beginilah, ada cerita tentang cerita dibalik lagu Float yang berjudul “Ke Sana”. Karena saya selalu merasa haru setiap kali mendengarkannya. Saya penasaran sebenarnya apakah maksud Hotma ‘Meng’ Roni Simamora menulis lagu ini. Lalu saya tanyakan saja, seperti ini ceritanya: • @andanggita: @float_project kalau bikin lagu selalu bagus :')” • Float @float_project 20 Dec Aaah.. Trimakasih. ;) “@andanggita: @float_project kalau bikin lagu selalu bagus :')” • Adriana Andang @andanggita 20 Dec @float_project sama-samaaa, boleh tahu ngga? sebenarnya lagu...
Mas, kini kamu akan kembali ke Yogyakarta. Meninggalkan ibukota, menuju rumah dan kampung halamanmu. Bekerja di sana. Sedangkan aku belum tahu. Sama sepertimu, aku pun sudah resign dari perusahaan tempat ku bekerja selama ini. Namun belum lagi ku dapat pekerjaan baru. Lalu, setahun kemarin kita bersama di Jakarta, kita ngapain saja ya? 3 tahun kamu tinggal dan bekerja di Jakarta, Mas. Sedangkan aku setahun. Kita ketemu setiap sabtu dan minggu. Kadang-kadang mencuri waktu di hari-hari selain itu. Sering kita habiskan waktu melepas rindu dengan bertengkar. Buang-buang waktu, katamu. Benar. Kita membuang waktu berharga yang sebenarnya bisa digunakan untuk PIKNIK. YA, PIKNIK. Aku perlu sekali menulis kata tersebut dengan HURUF KAPITAL. Hahaha. Mungkin kita lelah, mas. Malah kita bertengkar. Padahal yang kita butuhkan adalah piknik. Piknik kemana saja, tak perlu mahal. Hah. Sekadar membaca buku di Taman Suropati saja tak bisa kita lakukan. Menguji adrenalin di Dun...
Comments
Post a Comment